Showing posts with label others. Show all posts
Showing posts with label others. Show all posts

Saturday, 1 December 2018

Cara Saya Mengapresiasi Diri





Assalamualaikum, wr wb
Halo hay hay (macam ada yg baca aja)

Kali ini saya mau bahas bagaimana saya mengapresiasi diri setelah bekerja dan berlelah-lelah eeaa. Saya pribadi tipe orang yang senang memberikan hadiah pada diri sendiri setelah lelah bekerja. Bagi saya mengeluarkan sedikit uang untuk makan ditempat yang nyaman, menikmati makanan tersebut dengan bahagia, membeli sesuatu atau pergi mengunjungi suatu tempat bukanlah hal yang harus disesali. Yang pasti setelah kebutuhan dan keperluan utama sudah lebih dahulu dipenuhi yah, saya sendiri bukan tipe orang yang sangat pintar mengatur keuangan cuma saya selalu merasa saya berhak menyisihkan sedikit dana untuk memberikan hadiah pada diri saya. Beberapa orang mungkin menganggap itu tidak perlu dilakukan tapi yah setiap orang memiliki cara pandang yang berbeda dan kita tidak berhak memberikan penilaian atau memberi label karna kita berbeda. 
Bagi beberapa orang pergi keluar sendiri mungkin aneh tapi bagi saya disitu lah saya bisa lebih bebas menjelajah, saya memang tipe orang yang lebih senang menghabiskan waktu sendiri atau hanya dengan satu dua orang yang memang dekat dengan saya. Bagi saya menghabiskan waktu bersama orang yang tidak terlalu dekat atau menurut bahasa saya "sejalan" dengan saya itu melelahkan. Saya akan merasa senang tapi berbeda rasanya saat saya hanya sendiri dan melakukan hal spontan yang saya suka. Saya senang menikmati saat saya sendiri dan mencoba menu baru di suatu restoran, masuk toko buku berjam-jam untuk melihat desain-desain notebook atau novel-novel, masuk toko baju (walau tidak beli), masuk toko make up, toko pernak pernik atau bahkan supermarket. Ya saya menikmati waktu saya saat melihat barang-barang yang dijual di supermarket, seperti memperhatikan apa saja yang toko tersebut jual, saya senang melihat sayuran dan buah-buahan segar, toko perlengkapan rumah tangga terutama dapur, aaaah khayalan saya langsung terbang melayang membayangkan bagaimana dapur saya nanti. 
Aaah sekian dulu coretan saya kali ini, sampai ketemu lagi 

Saturday, 10 March 2018

Apa rasanya jadi seorang "introvert"

Picture was taken in Ghent,Belgium


Pernah suatu hari saya mengatakan pada diri saya bahwa saya harus berubah, saya harus membuka diri untuk sekedar bergaul dengan lingkungan baru yang berbeda. Dan itu saya lakukan, saya bergabung dalam suatu komunitas bahasa sewaktu saya di Jakarta, tapi apakah saya punya banyak teman? ini yang menjadi pertanyaan untuk diri saya sendiri, kenapa sebegitu sulitnya saya untuk berteman? Saya pernah berpikir ingin rasanya seperti beberapa teman atau kenalan yang bisa dengan mudahnya berbaur dengan siapa saja tapi saya percobaan yang saya lakukan nampaknya belum bisa dibilang berhasil. Permasalahan yang selalu sama ketika saya memulai pertemanan baru di lingkungan yang baru, yaitu intensitas berbicara dan juga topik pembicaraan. Saya selalu bingung untuk melanjutkan percakapan, tidak ada masalah dalam berbasa-basi untuk memulai sebuah percakapan tetapi setelahnya saya selalu bingung topik apa yang sebaiknya saya bahas untuk melanjutkan percakapan tersebut. hmmmm, dan ini situasi ini selalu berakhir dengan "hening". Itu kenapa yang selalu jadi alasan saya agak malas bergabung dalam komunitas baru, karena at the end saya selalu asik dengan dunia saya sendiri. Tapi, yah jika saya bertemu dengan seorang yang saya rasa "klik" maka saya akan berubah menjadi 180 derajat menjadi seorang yang sangat banyak bicara. Masalahnya tidak mudah bertemu dengan lawan bicara yang seperti itu. Mungkin kebanyakan orang yang bertemu saya merasa malas berbicara kepada saya karena pembawaan saya yang kurang "asik". Saya selalu ingin bisa memulai sebuah hubungan baru (bukan berarti hubungan antar laki-laki dan perempuan yah) tetapi saya selalu kehabisan bahan pembicaraan. Sempat beberapa waktu lalu saya berpikir rasanya tidak enak kepada teman-teman baru yang karena sifat saya yang kurang terbuka ini, saya jadi seperti tidak memperdulikan mereka. Padahal, sebenarnya saya ingin rasanya memulai percakapan berbincang apapun tapi satu hal dalam diri saya yang membuat saya merasa tidak mudah melakukannya. Rasanya jadi "introvert"? sejauh ini saya sangat menikmati dunia saya, sejauh ini saya tidak pernah merasa takut, bosan atau kehabisan ide untuk menikmati waktu saya saat "sendiri" sejujurnya saya sangat menikmati waktu saat saya sendiri. Saat ini, saya masih terus belajar untuk ber-sosialisasi 





with love from Kjeller

Monday, 26 February 2018

Musim Dingin pertama saya di Oslo, Norway



pictures was taken in front of The Royal Palace in Oslo-Norway 
winter 2018


Masha Allah, Alhamdulillah, Subhanallah
Tiga kata itu termasuk dari beberapa kata yang sangat sering digunakan oleh keluarga angkat ku yang baru di Norway ini untuk menggambarkan perasaan mereka. Sangat membuat hati rasanya lembut saat mendengar si "ayah" dan si "ibu" ini saat berada dalam suatu percakapan bersama. Bahkan terkadang lambat di sadari saya malah keseringan tidak menggunakan kata-kata indah tersebut dalam berekspresi. Lagi, hal baru yang sangat bermanfaat saya dapat di tempat tinggal baru ini. Di negara yang Masha Allah indahnya ini, saya lagi dan lagi sungguh beruntung di pertemukan dengan orang-orang baik pilihan Allah untuk memberikan saya pelajaran baru dalam hidup ini. Masha Allah, sungguh indah dunia ciptaanMu ini Ya Rabb. Terima kasih telah memberiku kesempatan untuk berada disini. Dulu saya bermimpi agar paling tidak saya dapat menginjakkan kaki saya di benua lain, beberapa orang tertawa akan mimpi saya dan yah saya disini sekarang, negara kedua yang menjadi "rumah" baru saya. Dengan suhu yang bisa dibilang sangat dingin jika dibandingkan negara asal saya yang termasuk dalam kategori negara "tropis" negara ini sungguh indah dan membuat saya jatuh cinta seketika. Negara ini diberkahi Allah SWT dengan keindahan alam yang Masha Allah saya sangat bahagia bisa berada di negara ini.

 that building called AKERSHUS FORTRESS

this place called AKER BRYGGE


Semoga kalian yang membaca dan melihat gambar ini dapat membayangkan betapa indahnya bumi Allah SWT ini. Semoga kalian pun akan berkesempatan melihat keindahan yang saya lihat saat ini. 



with so much Love
from Kjeller

Saturday, 17 February 2018

I'm Blessed





Pagi ini saya dikejutkan dengan kejutan yang saya terima dari keluarga angkat saya yang baru ini. Jadi di keluarga mereka terdapat sebuah tradisi jika ada yang berulang tahun dalam keluarga, mereka akan melakukan breakfast birthday with cake, candle and some gift . Karena pertambahan usia saya tepatnya sehari sebelum saya sampai di Norway, dan juga pada hari kerja keluarga ini cukup padat aktifitasnya jadi saya mendapatkan kejutan tersebut pagi ini. Ah sungguh dibuat terharu saya pagi ini, terlebih lagi hadiah yang mereka berikan. Waktu lalu si ibu sempat bertanya kepada saya apa hobi saya dan yah membaca adalah salah satu hobi saya. Dan buku yang mereka berikan sungguh membuat saya bersyukur menjadi bagian dari keluarga ini. Sesungguhnya yang ingin saya sampaikan adalah bahwa hal sekecil apapun sesungguhnya dapat menjadi sebuah pelajaran yang berarti asalkan kita membuka mata dan hati menerimanya dengan penuh ikhlas. Beberapa waktu lalu saya sempat menuliskan beberapa kegelisahan saya di usia yang kian bertambah salah satunya membandingkan kesuksesan diri dengan orang lain yang sebenarnya belum tentu mereka yang menjadi pembanding merasa dirinya sudah sukses. Bersyukur adalah kunci dari setiap hal dalam hidup ini. Semakin saya membuka hati dan mata saya untuk menerima apa yang saya miliki, semakin banyak pula hal kecil yang saya syukuri atas apa yang selama ini saya dapat. Seperti betapa kerasnya ibu saya mendidik saya untuk menjadi seorang yang mandiri dan bisa melakukan segala hal karena saat saya sendiri dan jauh dari keluarga saya sudah terbiasa melakukannya, belajar dari keluarga angkat yang lalu bagaimana cara mendidik anak dengan lembut, mengatur emosi, menjadi seorang yang berpikir tidak hanya untuk diri sendiri tapi juga memikirkan orang lain, belajar bagaimana keluarga angkat yang sekarang mengenalkan islam, Allah SWT, Nabi Muhammad SAW, Makkah, Madinah di tengah kehidupan eropa yang sangat bebas ini. Beberapa orang ada yang memandang apa yang saya lakukan sekarang sebagai seorang "au pair" merupakan hal yang tidak punya masa depan. Saya tidak tersinggung atau merasa rendah diri karena saya banyak belajar hal baru yang sebelumnya saya tidak terpikirkan. Bukan dengan materi, jabatan, ataupun gelar tapi pengalaman menjadi pribadi yang lebih baik adalah hal besar yang saya dapat lebih dari apapun. 




with so much love
From Kjeller

Thursday, 15 February 2018

If it is mean to me, then it's gonna be mine

Kjeller, Norway || winter 2018

Oslo, Norway || winter 2018

Sewaktu di Belgia saya terbiasa menghabiskan waktu bersama keluarga angkat, dan cukup banyak bercerita apa yang terjadi hari itu dan lain hal. Di keluarga yang baru ini, setiap harinya selesai makan malam selalu ada obrolan santai. Dan malam ini, dimulai dari host mom yang mengatakan bahwa sebelum ia memberi keputusan akan menerima saya sebagai aupairnya dia sempat melakukan sholat istikharah kareana ia menginginkan seorang aupair yang juga muslim. Bukan bermaksud untuk membedakan, rasis, sok religius atau apapun itu yah, tapi yah dari segi pandang kami pun sama akan lebih nyaman jika memiliki seseorang yang kita sangat paham apa yang dia makan, apa yang harus dia kerjakan, dan lainnya. Setelah sempat ditolak oleh beberapa keluarga yang keberatan karna permintaan saya untuk menyediakan "makanan halal dan waktu sholat" saat itu saya cukup tertarik dengan email yang masuk dari keluarga ini. Setelah banyak berdiskusi akhirnya saya pun memantapkan hati "jika memang ini baik untuk saya dan keluarga tersebut dekatkan Ya Allah, namun jika tidak jauhkan dan jangan biarkan saya larut dalam kekecewaan". Dan yah berbeda dengan keluarga sebelumnya yang mewawancarai saya secara langsung dan sempat beberapa kali bertemu untuk meyakinkan diri, dengan keluarga ini kami hanya berbalas email dan beberapa kali skype saya merasa cukup yakin dengan calon keluarga angkat saya waktu itu. Karena belajar dari pengalaman beberapa cerita yang saya dengar soal beberapa hal, seperti waktu kerja, liburan, uang saku, akomodasi, makan dan lainnya keluarga ini setuju dengan semua persyaratan yang saya ajukan dan akhirnya saya pun merasa mantap saat itu. Percakapan kami kali ini berujung pada kalimat-kalimat indah yang sepertinya melekat pada keluarga ini, Masha Allah Alhamdulillah yah if it is mean to you, and its gonna be yours. 



from Kjeller 
with so much love ^^

Wednesday, 14 February 2018

Social media dan cobaannya

Beberapa kali saya memutuskan untuk mundur dan menutup akun social media yang sayang miliki. Dan beberapa kali pula saya kembali lagi dan lagi. Ada saja alasan yang membuat saya mengaktifkan kembali akun-akun dunia maya ini. Rasanya iri pada teman-teman atau kenalan yang sama sekali tidak teracuni oleh social media. Aktif dengan kehidupan nyata dan tidak bergantung pada dunia maya. Entah mengapa alasan "ada hal baik yang bisa saya dapat dari social media" begitu kuat menjadi alasan untuk kembali membuka akun-akun tersebut. Beberapa teman bertanya-tanya ada apa dengan saya? kenapa saya sekarang jarang terlihat aktif di media social, i don't know i just want to relax for a while and enjoying my own time. Mungkin saya bukan termasuk orang yang "kuat" motivasinya untuk mundur dari media social but yah i have to try it otherwise i will never start it. I hope one day i can be someone that using media social only for sharing the nice things, beautiful view, and also nice experience. Insha Allah ^^ 




Saturday, 13 January 2018

gw 'ngeluh' juga sih ini

Akhir-akhir ini lagi males aja rasanya banyak cerita sama orang, males juga ketemu orang lagi pengen nikmatin waktu sendiri atau sama orang deket aja gitu, orang deket? haha yah berhubung jauh jadi lewat teknologi aja (yang jauh didekatkan). Like i said before, lagi ngerasa semacam social awkward ketemu kumpul-kumpul atau ngobrol sama orang baru entah kenapa dan sekarang lagi pengen nulis gak jelas juga. Mungkin gak banyak orang deket yang tau juga kalo sebenernya gw itu tipe orang yang bener-bener ngerasa annoying banget sama orang-orang yang "terlalu banyak" ngeluh. Apalagi mengeluh untuk sesuatu yang uda jadi kewajiban, tanggung jawab, keharusan, kerjaan, kesehatan dan sebagainya lah intinya mengeluh, mungkin karena gw terbiasa dengan didikan nyokap yang rada keras dan menuntun gw untuk mandiri tanpa banyak ngeluh kali yah jadi rasanya aneh aja denger orang terlalu banyak ngeluh, rasanya kaya come on in this world not only you feeling tired, sick, or even exhausted tapi yah apalah daya yakan semua orang punya batas kekuatannya masing-masing dan juga cara mereka masing-masing untuk menikmati apapun yang terjadi dalam hidupnya yah. Funny but in here gw juga ngeluh yah secara gak langsung sama perilakunya orang sekitar gw haha. Yah abis bukan urusan gw juga buat negur mereka untuk bilang "plis deh gausa banyak ngeluh, gw juga capek gw juga sakit gw juga mau ini gw juga mau itu tapi gw gak kaya lo yang buat gw terlalu berlebihan mengekspresikan hal itu. Rasanya aneh dan beneran annoying sih buat gw denger-denger keluhan macam gitu, kaya "duuh capek gw ngerjain ini (padahal lo udah tau lo itu bertanggung jawab untuk hal itu) dan ini ngeluhnya gak cuma sekali dua kali yah, atau duuuh gw sakit badannya, pusing, ngantuk (padahal yah salah lo sendiri ngapain aja lo di malam hari saat orang-orang istirahat lo sibuk sama gadget) rasanya gw kaya mau bilang yah lo mau pusing ga bisa tidur atau sakit blablabla juga karena lo sendiri yang buat kenapa lo gak tahan aja (dulu nyokap gw selalu bilang gitu sih ke gw,makanya gw jadi begini kali yah. nyokap gw selalu ngajarin apa yang gw lakuin itu ada konsekuensinya, kaya di waktu istirahat lo gak istirahat jadi kalo besoknya lo capek yah jangan negluh karena lo uda dikasih waktu buat istirahat tapi gak lo gunain). Intinya adalah balik lagi ke diri masing-amsing untuk secara bijaksana untuk menggunakan waktu dan menjalankan tanggung jawab, menikmati hak lo sebagai manuasia untuk beristirahat dengan bijaksana juga, rasanya kurang bijaksana aja kalau hidup lo itu "terlalu banyak mengeluh" di luar sana orang-orang yang kerja lebih lama dari lo untuk memnuhi kebutuhannya mereka lakuin tanpa ngeluh sana sini tiap hari karena mereka sadar itu kewajibannya, diluar sana ada orang-orang yang ngerasain sakit lebih dari yang lo rasaian tapi mereka ga ngeluh karena mereka sadar sakit yang mereka keluhkan itu kadang belum seberapa dibadning orang lain yang lebih sakit. Sebagai manusia biasa sih yah gw juga suka ngeluh tapi membatasi diri gw untuk tidak rutin mengeluhkan masalah atau sakit-sakitnya gw karena gw itu ngikutin banget tuh positive minds become postive input to your minds yah jadi gitu hal-hal negatif yang sebenernya juga gw rasain sebiisa mungkin gw olah lagi jadi masukan positif biar masuk ke otak gw dan keluar ke badan gw juga sepositif-positifnya. Hahaha namanya manusia yah, ogut juga manusia biasa sama aja kok. Jdi, yah sudahlah segini aja nulis-nulis gak berfaedah ini.

Thursday, 16 November 2017

Cara Mudah Kirim Uang antar Negara

Beberapa bulan di Belgia untuk mengikuti program aupair bukan berarti saya meninggalkan beberapa kewajiban di Indonesia terlebih lagi masalah keuangan. Awalnya sempat terpikir untuk menggunakan beberapa layanan kirim uang antar negara namun permah coba di Wstern Union agak lumayan untuk biaya adminnya. Alhamdulillah setelah bertanya kepada host family di Belgia diberi tahu kalau lebih murah untuk mengirim uang melalui TransferWise   untuk pembayaran ternyata bisa juga menggunakan kartu debit dari negara yang ditempati atau bisa menggunakan kartu kredit jika punya yah. Cukup daftar buat akun, dan akan ada langkah-langkah yang cukup jelas untuk diikuti. Dan juga pelayanan untuk telpon customer service nya juga sangat membantu. Sekian dari saya, semoga bisa membantu.

Thursday, 10 August 2017

'kebanyakan' Indonesian


Hai kali ini bukan sesi bagi informasi soal aupair hhehe, jadi kali ini berasa mau kritik soal karakter, sifat atau apa lah namanya 'kebanyakan' dari orang Indonesia. Semenjak tinggal disini, saya semakin merasakan bahwa orang-orang di negara saya itu masih terlalu banyak 'kelewat peduli' dengan hidup orang lain. Perhatian boleh sih, tapi jangan berlebihan lah kalau sampai merasa berhak untuk mengomentari atau bahkan jadi menghardik orang lain itu tandanya sudah melampaui batas. Beberapa contoh kebanyakan orang dari negara saya lakukan dalam menilai, mengenal orang baru ataupun temannya:
  1. Menilai memperhatikan fisik, saya termasuk orang yang sang sangat sebal dengan hal ini. Karena, walau sebenernya sederhana tetapi hal ini sangat berpengaruh kepada mental dari seseorang yang dikritik fisiknya. Contohnya, saya sempat merasa tidak percaya diri lantaran warna kulit saya lebih gelap, badan saya yang gempal hal ini dikarenakan beberapa orang yang saya kenal sangat 'peduli' dengan fisik saya. Yang membuat saya sempat berusaha mati-matian untuk menjadi seperti apa yang kebanyakan. Setelah semakin dewasa saya lantas berpikir, aah apa lah arti dari fisik karena yang terpenting adalah bagaimana hatimu. Dan setelah saya di Belgia, saya menyadari bahwa kebanyakan orang disini sama sekali tidak memperdulikan tampak luar atau fisik seseorang. It's a good thing. 
  2. Berteman dengan yang memiliki status social sama, latar pendidikan sama, tingkat pergaulan sama. Oh come on, if you wanna be friends with me just accept me how the way i am. Kenapa gitu kalau dia ga kuliah di negri, dia ga kuliah di swasta yang bagus, dia ga punya mobil pribadi, dia kurang banyak datang di tempat yang up to date. 
  3. Merasa sah saja saat berkomentar pedas, menyakitkan atau bahkan pahit untuk hidup orang lain. Halooo come on guys, peduli itu juga perlu batasan. I mean you are not even care, if you hurt other people feeling. 
Beberapa yang saya sebutkan itu merupakan hal-hal yang menonjol dari 'kebanyakan' orang Indonesia yang saya kurang suka dan jadi koreksi lagi untuk diri saya sendiri. Maafkan tulisan ga jelas bin random ini, ini dikarenakan siapa tau teman-teman juga bisa seperti saya berpikir bahwa kita harus BERUBAH;

Tuesday, 9 May 2017

catatan untukku



Hai kamu
Jangan pernah merasa sendiri karena Allah SWT selalu ada bersamamu, tugasmu hanyalah selalu mengingat dan mendekatkan dirimu padaNya

Hai kamu
Jangan pernah berpikir kecantikan fisik adalah hal utama karena, yang utama adalah memperbaiki akhlakmu

Hai kamu
Mungkin dunia mentertawakan mimpi-mimpi mu tapi percayalah Allah akan mengabulkan doa atas semua mimpimu, yang harus kau lakukan adalah perbanyak doa dan usahamu

Hai kamu
Lelah itu hal yang wajar, setiap manusia terkadang merasakan lelah dan disaat lelah menghampirimu beristirahatlah sejenak bentangkan sajadahmu, mengadulah padaNya

Hai kamu
Sesungguhnya yang patut untuk kamu risaukan hanyalah waktu yang mulai sedikit berada di dunia ini, jadi perbanyaklah waktumu untuk mengejar akhiratmu



Sunday, 30 April 2017

Ada Apa dengan Indonesiaku

Entah rasanya harus memulai darimana, saat ini aku hanya merasa dengan menulis aku dapat menuangkan semua pertanyaan dan kegundahan hatiku mengenai Indonesiaku tercinta. Saat ini aku berada jauh dari Indonesiaku, jauh dari Jakartaku tapi di kepalaku begitu banyak muncul pertanyaan dengan adanya beberapa kejadian akhir-akhir ini. Yang membuatku berpikir, ‘’akan dibawa kemanakah Indonesiaku yang mayoritas penduduknya Muslim ini???’’. Setelah proses yang sangat panjang dan berbelit-belit dalam pandanganku, kasus sang penista Al-Quran ditutup dengan vonis hukuman satu tahun percobaan saja sedangkan sang penyebar berita yang notabene menyampaikan kebenaran di vonis lebih dari satu tahun. Aaah siapalah aku ini hanya seorang awam yang bahkan tidak mengerti soal hukum. Tapi, si awam yang tidak mengerti hukum ini menyadari satu hal bahwa ada hal yang tidak wajar, dan satu ketidakadilan yang diberikan oleh hukum di Negaraku. Bagaimana mungkin si pencuri mendapat hukuman lebih sedikit dibandingkan orang yang berteriak ada pencuri dikarenakan membuat kegaduhan. Semoga Allah melimpahkan rezeki dan kesehatan untukmu dan keluargamu pak (Buni Yani).
Hal itu belum mendapatkan jawaban dan kejelasan adalagi pertanyaan yang belum terjawab dikepalau, yaitu mengapa aparat yang berwajib begitu inginnya membongkar aliran dana umat yang telah mengalir pada saat aksi yang dilakukan sebagian saudara muslimku beberapa waktu lalu, hingga sebegitunya memerika Ust. Bachtiar Nasir?? Mengapa aparat berwajib juga terus saja memeriksa Habib Rizieq Shihab terkait dengan tulisan beliau mengenai Pancasila negaraku Indonesia?? Mengapa apparat berwajib membubarkan pengajian Ust. Khalid Basalamah beberapa waktu lalu, dikarenakan katanya mengundang kerusuhan?? Bahkan hari ini Kajian Ust.Felix Siauw yang notabene bertujuan untuk melindungi remaja dari pergaulan bebas, di Malang dibubarkan oleh pihak-pihak yang tidak suka penyelenggaraan acara tersebut. Bahkan pihak panitia pun tidak sempat membaca doa penutup. Bahkan masih ada ternyata Ustadz-ustadz lain yang mengalami hal serupa.
Kepada siapakah aku harus mengajukan pertanyaan? Aku bahkan tidak tahu. Entah apa yang sebenarnya terjadi di Indonesiaku? NU, MUHAMMADIYAH, dan yang lainnya itu hanyalah nama namun kita tetap sama tetap satu yaitu Islam. Selayaknya kita menyadari bahwa kita mendekati akhir zaman dimana akan banyak fitnah diantara kita, ada baiknya kita tidak saling mencemooh hanya karena kita berbeda, apapun namanya kita sama-sama islam. Islam akhir zaman yang sebaiknya tidak termakan fitnah hingga terbelah. Indonesiaku tercinta ini merupakan negara yang mayoritas muslim, sangatlah beruntung saya terlahir sebagai seorang warga negara Indonesia. Janganlah kita sebagai penduduk muslim yang mayoritas memiliki perilaku yang bahkan lebih buruk dari negara yang tidak bertuhan. Ya Allah Ya Rabb, selamatkanlah negaraku yang kucinta Indonesia, selamatkan saudara-saudara muslimku dari fitnah akhir zaman, selamatkan saudara-saudara muslimku dari siksa api nerakaMu.


With Love from Zaventem

30 April 2017

Friday, 7 April 2017

Kenapa Aupair?

Untuk  readers yang sudah pernah mendengar kata aupair pasti langsung search di google soal aupair. Yah aupair itu seperti ‘asisten rumah tangga’ yang datang dari Negara lain dan tinggal dirumah orang tua angkat/host family. Aupair itu tugas utamanya membantu host family untuk mengawasi/bermain/menyiapkan kebutuhan si anak orang tua asuh. Tapi, tidak melupakan bahwa si anak juga harus tetap belajar mandiri yah. Keuntungan jadi aupair itu, kita juga akan sekolah bahasa tergantung bahasa yang di gunakan di Negara tempat kita tinggal. Dan juga seorang aupair itu akan mendapatkan uang saku tiap bulannya, yang nominalnya pun berbeda di setiap Negara ; Seperti Belgia yang menetapkan minimum pocket money is 450€ per bulannya. (kalau dalam rupiah ya lumayan sih yah, Alhamdulillah).  Alasan kenapa harus aupair?

1.       Tidak cukup pintar untuk dapat beasiswa di Luar Negri
Yap. Merasa tidak cukup pintar untuk dapat beasiswa melanjutkan pendidikan di luar negri ini menjadi salah satu alas an yang melatar belakangiku memilih aupair. Karena aku tidak cukup pintar untuk mendapatkan beasiswa.

2.       Tidak punya uang banyak untuk Jalan-jalan di Luar Negri
Hmmm, jangankan untuk jalan-jalan ke luar negri rasanya untuk sekedar keliling Indonesia pun butuh uang. Tetapi kebutuhan hidup juga harus di penuhi, yang merasakan harus kerja demi bayar kuliah, bayar cicilan kredit motor dan masih harus membantu kebutuhan dirumah seperti aku pasti tau rasanya sungguh tidak mudah untuk menyisihkan uang demi sekedar jalan-jalan. Tapi, jangan mengeluh dan jangan pernah menyerah guys Allah itu memberikan cobaan sesuai dengan kemampuan hambaNya. Believe me setiap hal yang kita lakukan dengan niat yang baik InsyaAllah akan Allah beri kelancaran dan kebahagiaan yang lebih.

3.       Memiliki Negara atau Kota Impian di Luar Negri
Yang juga menjadi salah satu faktor kenapa aku menjadi aupair adalah aku sangat menyukai VENICE,Italy. Yah aku sangat menyukai venesia, bermula dari menonton film yang diputar oleh tutorku waktu pelajaran tambahan di Laboratorium Bahasa Inggris sewaktu SMP yang lokasinya berada di venesia. Dari situ aku begitu menyukai kota itu. Entah kenapa memang, padahal aku sendiri tidak banyak tahu soal kota tersebut. Jangan tanya soal bangunan tua nhya, yang aku suka adalah kota tersebut di kelilingi oleh air dan juga memiliki transportasi yang di dominasi oleh transportasi air. Aku lebih menyukai pemandangan alam, dan semua yang diciptakan oleh Allah SWT karena indahnya lebih alami.

4.       Merasakan bagaimana tinggal di lingkungan yang baru
Beda kebiasaan, beda budaya, beda juga cita rasa makanan lokalnya. Yah Negara barat yang terkenal dengan Negara yang sekuler, Negara yang secara garis besar memisahkan antara sebuah badan Negara dari agama atau kepercayaan. Kita sebagai seorang yang berasal dari asia yang masih menganut adat ketimuran canggung rasanya untuk cipika-cipiki (cium pipi kanan dan cium pipi kiri) pada lawan jenis namun disini itu menjadi sebuah hal biasa yang telah menjadi kebiasaan. Namun, sebagai seorang muslim saya pribadi tidak bisa mengikuti hal itu, karna selain bukan menjadi budaya saya itu juga dilarang oleh agama saya. Tinggal di luar negri memang membuat kita untuk berpikir terbuka terhadap semua hal baru. Tapi, jangan takut untuk mengatakan ‘tidak’ untuk hal yang memang tidak biasa kita lakukan atau bertentangan dengan prinsip yang kita anut. Karena, dari pengalaman saya sendiri orang-orang di Negara ini bisa menerima alasan saya untuk tidak mengikuti semua kebiasaan mereka. Di Belgia sendiri cukup ramah dengan muslim karena cukup banyak imigran yang berasal dari Turki, Maroko, Algeria dan Negara muslim lainnya. Jadi, kita masih bisa menemukan toko turki dan juga makanan halal disini.

5.       Mandiri
Tinggal jauh dari keluarga, sahabat, dan juga bertemu lingkungan yang baru menuntut kita untuk bisa menjadi mandiri. Yah, buat yang sudah terbiasa mandiri selagi di Indonesia bisa belajar lebih lagi karena disini kita dituntut untuk melakukan semua hal sendiri. Karena walaupun ramah sangat jarang orang sini yang mau melibatkan diri untuk ‘membantu’ orang lain. Belum lagi kendala bahasa jadi kalau kita gabisa bahasa local yang dipakai akan nambah kesulitannya. Tapi, disitu juga tantangannya, hal itu ngebuat kita untuk ‘tertantang’ untuk belajar bahasa local.

6.       Cara untuk mencari ‘Jati Diri’
Kenapa jati diri? Yah karena kalian akan tinggal jauh dari orang tua, keluarga, sahabat, juga teman-teman di Indonesia jadi kalian akan bebas menentukan kemana kah arah hidup kalian disini. Kalian bisa bebas, sebebas merpati mengepakkan sayapnya. Kalian bisa melangkah ke kanan, ke kiri, maju ke depan, atau bahkan mundur ke belakang tidak ada orang tua yang bawel karna khawatir, tidak ada sahabat yang komplain karna kita tidak ada waktu untuk berbincang, bahkan saat kita melakukan hal yang ‘tidak biasa’ pun tidak ada yang akan peduli. Jadi, untukku pribadi, disini lah proses pencarian jati diri itu.

Yapp sekiranya itu yang bisa jadi pertimbangan kalian readers, kenapa harus aupair ^^ selama kita tidak melakukan hal buruk tidak ada alasan kita untuk malu apalagi takut. Karena, dimanapun kita berada Allah selalu mengawasi dan InsyaAllah Allah pun akan melindungi kita. Tugas kita cuma satu selalu mengingat Allah dalam setiap langkah kita ^^.




With love from Zaventem

Thursday, 6 April 2017

Aku mendapatkan Hidayahku di Negara Minoritas

Hijrah. Pasti banyak teman-teman yang sudah mendengar kata ini yah. Ya hijrah berarti (perpindahan/migrasi). Dari Bahasa Arab, yang berarti meninggalkan, menjauhkan diri dan berpindah tempat. Merujuk kepada hijrah yang dilakukan Rasulullah Saw sebagian ulama ada yang mengartikan bahwa hijrah adalah keluar dari “darul kufur” menuju “darul islam”. Keluar dari kekufuran menuju keimanan. Tulisan kali ini aku tertarik menulis mengenai “hijrah”, kenapa? Karena, aku saat ini aku merasakan hatiku menggebu-gebu ingin sekali rasanya berhijrah secara total untuk menjadi islam yang kaffah. Siapalah aku ini, seorang suci (gadis) yang hanya ingin belajar menjadi muslimah yang lebih baik lagi yang ingin berkumpul kembali dengan teman, sahabat dan keluarga tercintanya di surga Allah nantinya.

Hijrah itu mudah yang sulit ISTIQOMAH nya
I strongly agree!! Kenapa? Ya karena uda beberapa kali rasanya aku memutuskan untuk ber’hijrah’ tapi masih menaruh hati pada lawan jenis/berpacaran saat itu, masih pake celana jeans yang ketat yang menunjukkan bentuk tubuh, masih mengenakan jilbab yang dililit di leher, masih colak-colek salaman pegangan sm lawan jenis, dan masih masih yang lainnya. Istiqomah dalam berhijrah itu tidaklah mudah, ditambah lagi tidak ada teman hijrah yang juga mengingatkan dan menguatkan. Aku sendiri sampai saat ini masih terus menguatkan hati dan menguatkan diri agar Allah selalu memberiku hidayah dan petunjuk setiap harinya agar hati ini tidak menjadi beku terhadap apa yang menjadi larangannya. Masalah teman hijrah, saat ini aku sedang berada jauh dari  lingkungan mayoritas muslimku jadi harapanku satu-satunya adalah Allah SWT. Kalau mau dipikir lagi, aku bisa saja mengambil langkah lain dalam hidupku ini. Negara tempat tinggalku sekarang muslim menjadi minoritas, tidak ada teman dan keluarga yang mengawasi langkahku tapi aku bersyukur karna Allah justru memberiku hidayah yang lebih saat aku malah berada di Negara minoritas. Sekarang waktunya aku mulai menata langkahku untuk menjadi muslimah yang sebenernya. Sebenarnya? Yah. Muslimah yang sebagaimana seharusnya. Yang menjaga auratnya, menjaga pandangannya, menjaga lisannya, dan juga menjaga hatinya. Aah rasanya kembali meningat dosa-dosa masa lalu yang telah ku lakukan begitu menyedihkan. Untuk hal ini, andai saja waktu dapat diputar T_T tapi, yasudahlah sekarang waktunya melangkah bukan lagi hanya berdiam diri dengan menyesalinya. Menyesali dan melangkahlah ci….
Yang menjadi sesalku adalah mengapa dulu saat aku sudah menyadari bahwa ‘pacaran’ itu dosa, jelas-jelas Allah SWT melarangnya tapi mengapa aku masih saja melakukannya? Jawabku saat itu karena sudah terlanjur, toh aku juga tidak melakukan yang dilarang oleh agama. Apanya yang tidak melakukan, aku membagi hatiku kepada lelaku yang bukan muhrimku, berpandangan, berpanggilan mesra, bergandeng tangan, menyedihkan T_T. ibarat basah tersiram air, baru sedikit seharusnya aku bisa berhenti agar tidak lebih basah justru yang aku lakukan malah meloncat kedalam air yang lebih banyak. Andai saja saat itu aku berpikir dengan perumpamaan itu sebuah api, pastilah aku tidak ingin gemercik api kecil itu menjadi semakin besar, pastilah aku meninggalkan api kecil itu. Aah andai saja. Saat ini yang dapat ku lakukan hanyalah meminta ampun atas dosa yang telah aku lakukan. Rasanya ingin sekali membuat orang-orang di sekitarku untuk tidak merasakan apa yang aku rasakan, ingin sekali rasanya membuat mereka menyadari bahwa ‘rasanya menyesal seperti yang aku rasakan itu sangatlah menyedihkan’. Saat ada di titik ini rasanya apa yang dulu kita lakukan andai saja menyadarinya lebih cepat, andai saja tidak melakukannya, padahal saat itu Allah sudah memberi kita hidayah dengan menyadari kesalahan yang telah kita lakukan tapi kita lambat menangkap hidayah yang telah Allah berikan. Saat berada jauh dari keluarga, jauh dari mayoritas muslim tempat kita bergantung hanyalah satu yaitu Allah SWT. Itu yang aku rasakan, saat aku di beri hidayah lagi oleh Allah justru saat aku sedang berada jauh dari tempat nyamanku. Semoga Allah selalu melindungiku dan memberi aku hidayah dan petunjuk setiap harinya, agar aku dapat terus memperbaiki diriku. Readers yang sholihah (kalau ada yang baca) hhe jangan pernah menyesal seperti aku yah, jika kalian mendapat hidayah dari Allah segera tangkaplah, kalau tidak bisa berlari kencang paling tidak melangkahlah lebih cepat agar tidak menjadi muslimah yang tertinggal. Menyesali waktu yang terbuang percuma itu sungguh tidak enak, saat melihat muslimah lain yang sebaya kita bahkan sudah hafal 30 juz sedangkan saat melihat kaca “aku belum apa2” kemana saja diriku ini T_T




Monday, 20 March 2017

sebulan pertama di Belgia

Assalamualaikum, wr, wb
Halooo readers ^^ salam sayang dari Zaventem yah

Satu bulan pertama di benua Eropa. Yaah hari ini aku akan menuliskan pengalaman selama satu bulan pertama selama disini, karna memang pas banget tgl 19 kemarin satu bulan, Alhamdulillah yaaiiyy ^^
Gimana rasanya? Alhamdulillah seneng banget rasanya. Karena, tinggal di Negara yang penduduknya gag bicara bahasa sehari-hari yang sama seperti kita, ngga punya makanan yang sama seperti yang biasa kita temui itu ngga mudah juga hehe. Walaupun begitu Alhamdulillah nya keluarga ini baik banget, mereka berusaha mengimbangi jadi kita sama-sama saling mengerti satu sama lain. Eaaa hahaha tapi emang begitu, contohnya dalam seminggu menu masakan yang di masak host mom itu 3 kalinya masakan yang rasanya hamper mendekati lidah orang Indo, selebihnya masakan yang eropa banget. Tapi tetep mereka menyediakan bahan makanan asia kok, kaya selalu punya stok beras, bumbu masakan asia dan emang belum pernah ketemu kangkung selama disini karna pas dateng ke toko asia selalu ngga ada biasanya sih ada kata host mom. Dirumah ini ngga ada yang bisa makan pedas, jadi stok sambal Cuma buat sendiri ^^. Udah kemana ajaselama sebulan ini? Hmm yang deket sekitaran Belgia, Maastricht, French (pinggirannya) udah Alhamdulillah. Kalo ditanya kenapa jarang ada foto bangunan khas Eropa gtu di update nya? Karna sebenernya aku sendiri kurang terlalu suka keramaian dan ngga ngerti artistic, perasaan semua bangunannya sama jadi ngga dapet nilai seni nya hhe *maafkan* tapi buat yang tertarik soal artistic pasti tau dan seneng yah. Dan kebetulannya itu sama gitu kesukaannya sama host family. Keluarga ini lebih seneng liat pemandangan disbanding bangunan-bangunan. Itu kenapa bisa dibilang tempat yang kita datengin itu yah pinggiran kota nya, bukan pusat kota. Setiap pergi keluar liat pemandangan bagus, langit biru bersih udara segar itu rasanya seneng banget, buat aku sendiri itu merupakan bentuk syukur atas Kebesaran Allah SWT yang menciptakan bumi kita ini dengan semua keindahannya. Suci suka venecia, bukannya disana bangunan kuno nya banyak? Trus gasuka itu? Hehe suci suka venecia karena kota itu dikelilingin air, suci itu suka banget sama air, laut yang biru,*bisa berenang? Nggak hhe*, suka liat langit yang biru, suka matahari terbit dan tenggelam, suka air terjun, suka pemandangan yang alami dan suka kamu, iya kamu hhehe (yang masih jadi rahasia Allah).

Jadi, seminggu yang lalu kita semua pergi ke Spanyol. Waaah spanyol, ke Madrid? Barcelona? Cordoba? Nggak. Kita pergi ke kota lain yaitu Alicante. Kota ini jadi kota favoritku seketika, kenapa? MasyaAllah kota ini punya keindahan Alam yang luar biasa indahnya. Disini kita bisa liat gung dan laut sekaligus. Perjalanan dari bandara ke penginapan kita di Calpe itu di sebelah kiri ada gunung bebatuan gitu dan disisi kanannya pemandangan laut mediterania, laut biru yang bikin gabisa berkata-kata sewaktu ngeliatnya. Dan dihari terakhir kita pergi liat air terjun yang juga indahnya MasyaAllah.


Monday, 6 March 2017

Bersyukur

Assalamualaikum, wr wb

Sekarang lagi senggang trus gw gabisa tidur jadi yah mending nulis aja deh yah. Jadi gw mau cerita soal bersyukurnya gw ada di keluarga ini. Ohya namanya tinggal dirumah orang yah pasti ada enak dan gaenaknya yah. Gak mungkin ga ada ga enaknya. Tapi, gw mau cerita yang enak enaknya aja, karna gaenaknya buat gw ajalah ngapain juga kalian denger hal gaenak dari gw, sedangkan kalian sendiri punya sesuatu yang gag enak yang kalian rasain, ya ga sih hhehe.
Buat gw, keluarga ini kaya perpanjangan tangannya Allah yang ngebuat gw ngerasain apa yang dulu ngga ge rasain. Keluarga ini juga memperlakukan gw sangat sangat baik, mereka ngga ngebedain gw yang ‘numpang’ dirumahnya mereka sedikitpun. Makanan yang sama, pergi ke tempat yang mereka kunjungin juga, perhatian, peduli, dan khawatirnya orang tua ke anaknya juga mereka kasih ke gw. That’s why gw anggep keluarga ini adalah Malaikat nya Allah yang di pinjemin ke gw untuk InsyaAllah satu tahun ini. Semoga Allah selalu menjaga, melindungi dan juga memberikan kesehatan dan keberkahan untuk keluarga ini. Aaamiin Ya Rabbal Alamin.



with Love from Zaventem 

Wednesday, 1 March 2017

perkenalan



Assalamualaikum, wr. Wb

Halooow readers, sebelumnya tau ada beberapa temen deket yang baca juga tulisan sederhananya suci ini tapi baru nyadar tadi pas ada yang chat di facebook. ternyata ada juga yang lagi cari info soal Aupair di Belgia dan baca tulisanku. Alhamdulillah seneng kalau tulisannya bisa bermanfaat dan memberi informasi. Semoga ke depannya suci bisa terus memberikan sesuatu yang bermanfaat yah. Aamiin ya Allah.
Untuk kalian yang mau Tanya-tanya soal Aupair di Belgia bisa tanya suci di:
Soalnya diriku jarang scroll kolom komentar, jadi bacanya suka telat hhe *maafkan yah*

On Progress buat tulisannya lebih enak dipandang nih, doakan dan terus dukung aku yah. Terima kasih untuk my best IT girl salam dingin dari belgia ayyayy *ala-ala menang award* wkwkwk ~~ sekalian mampir ke tulisannya ayyayy yah di todaytodate.blogspot.co.id akan ada informasi yang bermanfaat. See you on my next coretan
#FF450
Wassalamualaikum Warrahmatullah~~


Sunday, 3 July 2016

Apriiiillll

heloooow Apriillll.....

kaya yang saya bilang di postingan sebelumnya saya mau nulis soal mimpi di bulan April, yeeeiiiy Apriill beberapa hal baik dataaang semoga kedepannya lebih baik lagi dan lancar semua prosesnya karna satu tahap selesai sudah.
  1. bulan April itu lagi nyusun bab 3 yang isinya validitas sama reliabilitas soal yang bikin pusiiing gitu hhuhu, udah males banget ngerjainnya, ngumpulin mood buat ngitungnya yang ilang-ilangan terus dan lebih milih nonton drama. jadi ceritanya pas lagi nyusun bab 3 itu saya sambil buka satu situs soal ******* aah mau cerita tapi masih mau dirahasiain hhe gimana yaah... pokoknya ada satu hal yang pada akhirnya bikin saya semangat banget buat cepet-cepet nyelesain skripsi, biar cepet selesai urusan kuliahnya daaaaannnnnn i'll go get my another dream.. (untuk yang ini saya mau share kalo saya udah maju di langkah selanjutnya dulu deh yah, jadi enak ngebaginya) pokoknya ini salah satu yang bikin salah satu mimpi saya jadi lebih deket lagi.. daan di bulan ini juga saya belajar untuk jadi lebih lebih lebih dewasa dan baik lagi dalam semua hal.
  2. dilewatin dulu yah beberapa bulannya...........
  3. 1 Juli 2016 ini jadi tanggal bersejarah yang buat saya membhagiakan deh, karna aaaah Alhamdulilah akhirnya sampe di titik saya sidang skripsi juga, buat saya yang paling membahagiakan itu saat itu karna wisuda itu cuma simbol aja, ya gak sih? H-1 sebelum sidang tidur ga tenang, hati deg-degan takut kalo sampe pas penguji nanya gabisa jawab, atau ditanya buku teori (saya cuma punya 3 buku soalnya dari 17 buku yang saya cantumin di daftar pustaka ==> ini contoh yang baik yah genks) dan hari H sidangnya dari habis sahur itu udah ga tidur lagi, udah siap-siap biar berangkat lebih pagi eeeh taunya dirumah hujan dari pagi. karna hujan kepikiran naik ojek online aja yakan, gausah bawa motor sendiri, naah disini drama banget karna mas-mas grabCarnya itu cancel bookingannya pas udah jam 6.45 coba, jarak tebet-condet itu ga jauh amat cuma kalo macet gimana, akhirnya setelah nyoba terus gaagal dan cari alternatif lain ga ketemu pulanglah saya kerumah sambil nangis, biloang sama mama kalo saya bawa motor aja, soalnya bakal telaat karna yang lain udah pada kumpul. pagi itu drama banget deh, ditambah ngebut sampe condet akhirnya jam 7.05 sampe kampus yang Alhamdulilahnya belum mulai.. aaah lega deh. hari itu dari semua temen yang sidang barengan nama saya dipanggil duluan, itu degdegan banget tapi aaaaahh Alhamdulilah Alhamdulilah Alhamdulilah Allah baik banget sama saya karna kasih semuanya lancar di hari itu. buat saya itu jadi hadiah puasa yang luar bbiasa di tahun ini....






nanti saya akan buka rahasianya kalau waktunya udah pas yah....
see you---
tulisannya mungkin ga menarik buat kalian tapi saya nulis bukan untuk narik perhatian kalian tapi saya cuma mau menuangkan apa yang saya pikirkan disini aja

Friday, 1 July 2016

Suci SIti Masfuah

nama saya Suci Siti Masfuah, banyak orang yang biasa manggil saya Suci, Uci, ka icus (itu dikampus aja ya). Blog ini sebenernya udah lama banget ada buat saya sama dia berbagi cerita yang gabisa tersampaikan dengan kata-kata langsung. kenapa nengucci? karna, dari dulu banyak banget yang manggil kaya gitu, mungkin karna saya terlalu manis -_- *gag ada hubungannya yah* oke katanya blognya udah lama terus kenapa ga ada postingan apa-apa?? iya, karena saya melakukan apa yang sama persis seperti apa yang dia lakukan. dia menghapus semua tulisan dan semua hal tentang saya, begitu juga saya-- dendam? ngga kok, saya bisa pastiin ini bukan dendam. hanya saja saya mau mulai semuanya dari awal lagi. seperti blog ini, sudah lama tapi saya ingin memulai semua ceritanya dari awal lagi. sedikit flashback, 2 tahun 5 bulan kita sama-sama bukan waktu yang sebentar bukan sedikit momen yang kita lewatin bareng semuanya ada sedih, kecewa, marah, kesel, seneng, sayang, bahagia, banyak hal yang kadang kita sendiri gak tau bagaimana mengungkapkannya. tapi, yaudah semuanya sudah selesai. iya, bulan April lalu semuanya bener-bener jadi akhir buat "kita". manusia tempatnya salah, hatinya mudah dibolak-balik. Saat itu saya marah dan merasa benar-benar kecewa dan merasa sudah ada dititik lelah karna ini bukan hal baru dalam hubungan kami. Tapi, itu gak berlangsung lama sampe akhirnya saya benar-benar sadar kalau semua yang terjadi sama saya atas kehendak Allah SWT. Ia yang paling mengetahui apa yang terbaik untuk umatnya, dan mungkin itu caranya untuk menegur saya agar saya belajar menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Alhamdulilah saya sadar, kalau bahas kecewa dan marah mungkin tidak akan ada habisnya semua sudah selesai dan saya ingin memulai semua cerita, cita-cita dan mimpi saya dari awal lagi. Terima kasih ya Allah Engkau memberikan aku pelajaran penting untuk hidupku untuk tidak menggantungkan harapan, mimpi dan cita-cita bersama orang lain karna sesungguhnya Engkaulah sebaik-baiknya tempat bergantung. Teruntuk dia, terima kasih untuk semua yang pernah kita lewati bersama semoga bisa kita jadikan pelajaran untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi kedepannya. Kamu tidak perlu menjauh, karna saya sudah berjalan mundur. Itu sedikit hal tentang saya dan blog ini, kenapa saya hapus semua postingannya dan kenapa saya mau mulai menulis lagi itu karena saya ingin mengenang semuanya dalam sebuah cerita dan juga untuk memulai mimpi saya yang baru. Saya akan memulai ceritanya pada tulisan selanjutnya, beberapa mimpi baru saya yang dimulai pada bulan April....